1.Sebutkan Dan Jelaskan 6 Tujuan Sistem OutPut?
- Untuk melengkapi sebuah sistem di komputer
- Untuk memberikan informasi atau data yang di hasil kan oleh output dari sistem komputer tersebut.
- Untuk mempermuda user dalam melakukan pekerjaan
- Untuk menjalan kan Proses - proses komputer.
2. Bandingkan Internal Output Dan External Output
Output yang hanya diketahui oleh pihak-pihak tertentu atau pihak
manajemen saja. Output ini digunakan untuk mendukung kegiatan manajemen seperti
dalam hal pengambilan sebuah keputusan. Output internal akan tetap berada dalam
organisasi atau akan dimusnahkan apabila tidak digunakan lagi.
Sedangkan output
eksternal adalah output yang dapat diketahui atau disebarkan kepada kalangan
luas.
6.
List
the eight general guidelines for proper coding.
1.
Menjaga kode yang
ringkas
Kode seharusnya diringkas, kode yang
terlalu panjang berarti banyak tombol dan akibatnya banyak kesalahan. Kode
panjang juga berarti bahwa penyimpanan informasi dalam basis data akan
memerlukan banyak memori. Kode singkat lebih mudah untuk diingat dan lebih
mudah untuk dimasukkan daripada kode panjang dan jika kode harus panjang
seharusnya dipecah ke dalam sub kode. Untuk contoh, 5678923453127 dapat di
pecah dengan tanda penghubung sebagai berikut : 5678-923-453-127. Pendekatan
ini lebih mudah diatur dan memberikan keuntungan cara orang mengetahui proses
informasi.
2.
Menjaga kode tidak
berubah
Kesatabilan berarti bahwa
identifikasi kode untuk pelanggan seharusnya tidak berubah setiap kali data
diterima. Saat ini, kita mencontohkan suatu kode derivasi abjad untuk suatu
daftar pelanggan majalah. Tanggal waktu berakhir bukan bagian dari kode
identifikasi pelanggan karena biasanya mengubah. Jangan mengubah singkatan kode
didalam system mnemonic. Suatu waktu anda mempunyai pilihan singkatan kode,
jangan mencoba untuk memperbaikinya, karena itu membuatnya sangat sulit bagi
bagian masukan data untuk mengadaptasi.
3.
Memastikan bahwa
kode adalah unik
Bagi kode supaya bekerja, harus unik
perhatikan bahwa semua kode yang digunakan dalam system dan memastikan bahwa
anda tidak menggunakan nomor atau nama kode sama untuk item-item yang sama.
Nomor dan nama kode merupakan bagian yang sangat penting dari masukan dalam
kamus data.
4.
Membiarkan kode dapat
diurut
Jika anda akan memanipulasi data
dengan bermanfaat, kode harus dapat diurut. Untuk contoh, jika anda menjalankan
teks cari pada bulan-bulan dalam setahun di dalam pesanan yang meningkat, “J”
bulan akan keluar dari pesanan (Januari, Juli dan selanjutnya Juni). Kamus
dipilih dalam cara ini, satu huruf pada suatu waktu dari kanan ke kiri.
Sehingga, jika anda memilah MMMDDYYYY dimana menempatkan MMM untuk singkatan
bulan, DD untuk hari, dan YYYY untuk tahun.
5.
Menghindari kode
yang buat kekacauan
Mencoba untuk menghindari penggunaan
karakteristik kode yang terlihat atau terdengan serupa. Karakter O(huruf oh)
dan 0(angka nol) sering kacau, seperti huruf I dan angka 1 dan huruf Z dan
angka 2. Oleh karena itu, kode sperti BIC dan 280Z adalah tidak memuaskan. Satu
contoh dari kode yang buat kekacauan potensial adalah Canadian Postal Code,
format kode adalah X9X9X9 dimana X ditempatkan untuk huruf dan 9 untuk angka.
6.
Menjaga kode yang
seragam
Kode perlu untuk mengikuti bentuk
banyak format sepanjang waktu. Kode yang digunakan bersama, seperti BUF-234 dan
KU-3456, adalah kurang baik karena yang pertama terdiri dari tigas huruf
dan tiga angka, sedangkan yang kedua
hanya mempunyai dua huruf diikuti oleh empat angka. Pada saat anda memerlukan
tambahan tanggal, cobalah untuk menghindari penggunaan kode MMDDYYYY dalam satu
aplikasi, kedua YYYYDDMM, dan ketiga MMDDYYYY.
7.
Membolehkan
modifikasi kode
Pencocokan adalah suatu kunci utama
dari kode yang baik. Para penganalisis harus mempertimbangkan bahwa system akan
berkembang dengan waktu, dan system pengkodean seharusnya mampu mencakup
perubahan. Jumlah pelanggan seharusnya bertambah, pelanggan akan mengganti
nama, dan supplier akan memodifikasi cara mereka menamakan produknya. Seorang
penganalisis perlu untuk bias meramalkan perkiraan dan antisipasi menjangkau
jauh kebutuhan masa depan saat merancang kode.
8.
Membuat kode yang
bermakna
Kalau penganalisis ingin
menyembunyikan informasi, kode tetap berarti. Kode yang efektif tidak hanya
berisi informasi, tetapi juga membuat pengertian kepada masyarakat penggunanya.
Kode yang berarti lebih mudah dimengerti, bekerja dengannya, dan dipanggil.
Pekerjaan masukan data menjadi lebih menarik saat bekerja dengan kode yang
berarti daripada hanya memasukkan rangkaian angka-angka kurang berarti.
List six data entry methods.
1.
Papan ketik
Papan ketik merupakan metode palingt
tua masukan data, dan tentunya adalah alat yang sangat akrab dengan anggota
organisasi. Beberapa perbaikan telah dibuat beberapa tahun akhir ini untuk
standarisasi papan ketik, seperti menambah numeric keypad yang dapat deprogram
dengan macros untuk mengurangi jumlah keystroke yang diperlukan dan penemuan
yang baik(satu dibentuk untuk bentuk tangan). Perangkat lunak mengizinkan
pencarian kembali untuk menganalisis berapa banyak keystroke diperlukan untuk
memasukan jenis data tertentu.
2.
Optical character
recognition
Optical character recognition
membiarkan pengguna membaca masukan dari dokumen sumber dengan optical scanner
lebih baik daripada media magnetic yang kita telah bicarakan dulu. Penggunaan
alat OCR dapat mempercepat masukan data dari 50 hingga 75 persen dari beberapa
metode dasar lainnya. Apa yang diperlukan adalah dokumen sumber yang dapat di
scan secara optic saat itu diisikan, baik menggunakan special block printing
maupun tulisan tangan.
3.
Metode tinta
magnetic
Karakter tinta magnetic dijumpai
dibawah cek bank dan beberapa tagihan kartu kredit. Metode ini sama dengan OCR dalam membaca karakter
khusus, tetapi penggunaannya terbatas. Masukan data melalui pengenalan karakter
tinta magnetic (MICR) dikerjakan melalui mesin yang membaca dan
menginterpretasi garis tunggal material yang disandikan dengan tinta yang
dibuat dari partikel magnetic. Beberapa keuntungan menggunakan MICR yaitu : 1.MICR
metode andal dan berkecepatan tinggi yang tidak mudah menerima tanda salah
(karena mereka tidak disandikan secara mangnetik). 2.Jika dia digunakan pada
pengambilan uang melalui cek, dia menyediakan tingkat kemanan terhadap cek yang
tidak beres. 3.Personel masukan data dapat melihat nomor kode jika dia perlu
memeriksanya.
4.
Metode mark-sense
Formulir mark-sense memperbolehkan
masukan data melalui penggunaan scanner yang merasakn dimana tanda telah dibuat
dengan oencil timah pada formulir khusus. Pemekaian yang umumnya adalah
menghitung lembar jawaban untuk kuesioner survey. Kekurangan dari mak-sense
dimana seharusnya pembaca dapat menentukan apakah tanda telah dibuat tidak
dapat mengenali tanda sama yang dikerjakan oleh pembaca karakter optikal. Tanda
yang tidak jelas pada formulir kemudian dimasukan sebagai tanda yang salah.
5.
Bar kode
Bar
kode secara khusus tampak [ada label produk, tetapi juga muncul pada gelang
identifikasi pasien dalam rumah sakit dan dalam konteks dimana seseorang atau
objek perlu diuji kedalam atau keluar dari beberapa macam system inventaris.
Bar kode dapat dipikirkan sebagai metacode atau kode yang menyandikan kode,
karena muncul sebagai seri pita sempit dan lebar pada label yang menyandikan
angka atau huruf. Pengkodean bar memberikan derajat keakuratan yang luar biasa
tingginya untuk masukan data. Dia menyimpan biaya tenaga kerja untuk penjualan
karena setiap item tidak harus ditandai
harg secara sendiri-sendiri. Sebagai tambahan, pengkodean bar memperbolehkan
penagkapan data secara otomatis yang dapat dipakai untuk memesan lagi,
pemeriksaan inventarisasi lebih akurat, dan meramalkan kebutuhan masa depan.
6.
Menggunakan
terminal cerdas
Terminal cerdas dapat diingat
selangkah diatas terminal bodoh dan selangkah dibawah worksatation cerdas dan
mikrokomputer portable didalam kemampuannya dalam beberapa hal, terminal cerdas
mengeliminasi keperluan akan dokumen sumber. Keuntungan terbesar pemakain
terminal cerdas adalah melalui penggunaan pengolahan mikro, mereka dapat
meringankan beberapa beban central prosesing unit (CPU) yaitu pengeditan,
pengendalian, pengalihan, dan penyimpanan data, memproses keperluan terminal
bodoh.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar